tangga cahaya Monas

R0028315

Saya suka dengan foto ini, saat orang-orang berbondong masuk ke dalam cangkang rumah Monas, Jakarta. Mulai dari anak-anak, pemuda-pemudi, dan orang tua setengah umur, bergegas masuk dengan segala energi mereka. Ini mungkin pengalaman pertama bagi mereka, mengunjungi cangkang rumah Monas yang di dalamnya ada sebuah museum sejarah Indonesia. Diorama peristiwa-peristiwa sejarah Indonesia bisa secara lebih dekat dapat dilihat di sini. Untuk yang meneruskan melihat Jakarta dari ketinggian, bisa naik lift ke puncak Monas.

Cahaya terang yang menyinar dari belakang memberikan suasana yang lebih artistik, menurutku. Shutter lambat dikarenakan intensitas cahaya yang kurang, memberikan efek seakan-akan manusia yang bergerak secara cepat lewat tangga yang menurun. Seorang ibu, mencoba untuk memegang tangan anaknya, yang sepertinya pengin cepat untuk segera turun tangga tersebut. Dua orang pemudi, masih asyik berbicara, memberikan nuasa kedekatan diantara keduanya. Yang lain seperti begerak secara acak, menembus lintasan cahaya, wajah-wajah yang tidak tampak karena efek shutter lambat, meskipun begitu tetap asyik melihatnya. Dinding-dinding sebagai pembatas tangga, memberikan effek layak tunnel yang mengarahkan cahaya dan manusia ke dalam satu arah yang sama, dalam gerak acak satu sama lain.

Monas menurutku menjadi suatu tempat yang menarik untuk terus dieksplore, secara mata kamera. Bagaimana manusia berkumpul dan interaksi mereka di dalamnya. Interaksi manusia dan lingkungan di Monas, dan lingkungan itu sendiri dipandang sebagai suatu entitas yang berdiri sendiri sekaligus ada dengan interaksinya manusia di dalamnya.

*agustus2015