Gerak Kemayoran

Berjalan di sekitaran daerah Kemayoran. Begitu banyak hal unik yang tetap saya temui dari setiap jalan-jalan di Jakarta ini, dimanapun itu. Yang adalah sebuah keberuntungan dapat saya tangkap melalui lensa kamera analog. Terkadang baru saya sadari saat foto tsb tercetak, dan saya amati satu persatu. Dari tatapan wajah, gerak tubuh, pakaian, lingkungan baik itu sungai, rumah, jalan, hingga iklan2 yg memotret wajah para artis. Deru manusia, alam, dan teknologi dalam representasi mesin, seakan bergerak begitu nyata tak terbendung. Tetapi dalam deru tersebut, tetap tampak bahwa manusia memiliki gerak spesial. Wajah, gerak tubuh mereka, adalah hal terbaik yang bisa saya lihat dan selami.

Saya tidak bisa membayangkan, bagaimana manusia dapat di lepaskan dari sebuah gerak dan arti kerja dalam kehidupannya. Hanya kerja di sini tidak di sempitkan dalam kerja sebagai instrumen produktivitas materi dalam kerangka Marx. Bagaimana gerak dan kerja, merupakan instrumen bagi dirinya sendiri, mungkin dalam bentuk permainan, hal tak bertujuan, atau sarana hiburan dan kesenangan, atau malah hal2 kegilaan misalnya. Di saat itu sepertinya manusia menjadi subjek yg akan lulus dalam kungkungan penjara tubuh, pikiran dan alam lingkungannya. Kebebasan menurutku adalah suatu bentuk kesucian, sebuah ritual untuk memurnikannya, dan sebuah ujud yg musti di rebut. Butuh kesadaran tersendiri untuk masuk ke sini sepertinya.

-alan-

Advertisements

About urbantrain
Capturing Jakarta city-Indonesia with my analog photo. Enjoy it.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: