Pasar Tebet tradisional

Beberapa bulan yang lalu kami ke Pasar Tebet. Ada keperluan untuk membuat undangan pernikahan bagi acara kami, yg dengan selamat telah berlangsung. Seperti yang orang lain katakan, pasar tradisional Tebet ini memang terkenal untuk pembuat undangan pernikahannya. Kreasi undangan pernikahan begitu bermacam ragam, dengan kreasi unik, dengan pilihan harga yang beragam pula. Hanya saya tidak mem-foto di ruang basement tempat pembuat undangan ini. Yang saya foto adalah lantai di atasnya, yang terdapat tempat jajanan dan makanan. Kios-kios penjual pakaian, perhiasan, dan berbagai macam lainnya.

Meskipun terkesan sepi di banding dengan lantai basement tempat undangan, tetapi di lantai atas dari basement ini punya keunikkan sebagai pasar tradisional yg begitu kental. Aneka jajanan, kios2 pakaian, perhiasan, ruang-ruang bangunan lama, board2 papan iklannya, begitu terasa lain bila kita bandingkan dengan konteks pasar modern seperti mall. Dan yang begitu terasa adalah ruang antara penjual dan pembeli tidak tersekat secara kaku. Begitu luas, sekaligus dekat. Ruang tidak di hubungkan dalam perspektif keindahan tontonan semata. Berjarak antara tampilan yg di hasratkan secara indah, bagus, dan sangat pantas anda miliki. Tetapi secara langsung, konteks pasar berkumpulnya penjual dan pembeli. Inilah mungkin, salah satu kekangenan kita pada pasar2 tradisional, yang makin hari makin tergerus dan hilang.

Read more of this post

Seronok Mural Kemang

Saya upload lagi beberapa foto mural yang di ambil di jalan sekitaran Kemang, Jakarta Selatan. Hanya mengabadikan, sebelum hilang di bersihkan seperti mural2 lainnya di Jakarta.

Warna-warna yang di pakai begitu menyolok, dan kontras. Selaras dengan lukisan-lukisan di dalamnya, gambar wajah dan tubuh wanita seronok dengan mata menyorot teduh ke depan. Wowww…. handal nie pelukisnya.

Read more of this post