9 Gereja – Jakarta (7)

Gereja yang kami tuju setelah gereja Matraman adalah, Santo Antonius Padua, Otista. Gereja ini dekat dengan terminal Kampung Melayu, jadi sebenarnya tidak terlalu jauh juga dari Matraman. Hanya sesampai di sana, kami mendapati kalo gereja ini sudah tutup gedungnya. Dan juga, kami baru tahu bahwa gua Maria-nya berada di dalam gereja. Kami sudah menanyakan dengan penjaga satpam setempat, dan tetap tidak bisa masuk ke dalam gereja. Apa boleh buat, kami mencari pengganti lainnya. Pilihannya adalah gereja Hati Kudus di Kramat Raya. Kami mengarahkan mobil berbalik arah kembali ke Matraman, kemudian terus menuju ke jalan Kramat.

Kami musti pelan-pelan, dan mengamati jalan di sebelah kiri kami dengan seksama. Sebab saya pun baru tahu, kalo di daerah Kramat terdapat gereja Katholik meskipun sudah ratusan kali melewati daerah ini. Tanda yang paling mudah untuk tahu bahwa di sekitar daerah itu terdapat gereja adalah, simbol2 Katholik yang lain. Saat mobil berjalan pelan, kami temukan sebuah plank sekolah katholik tepat di samping kiri kami. Ya, itulah yang kami maksud. Ternyata terdapat sebuah gang masuk sebelum sekolah tersebut. Kami mundurkan mobil, dan memasuki gang tersebut. Di akhir gang, tersibaklah sebuah gedung gereja tepat di depan kami. Gereja Hati Kudus Kramat.

Baru kali ini saya melihat suatu area luas yang tidak tampak dari luar, apabila cuma sekilas di lihat jalan Kramat Raya. Beberapa bangunan berupa gedung, dan lapangan bola, menjadi satu area dalam gereja Hati Kudus ini. Saya juga tidak begitu tahu dengan peruntukan dari masing2 bangunan di area ini. Tapi suasana asri, bersih, dan teduh dapat saya rasakan di sini. Tampak tenang, dan memberikan suasana yang begitu nyaman.

Gua Maria di gereja ini sebenarnya juga berada di dalam gereja. Hanya saat itu, pintu gedung gereja masih di buka. Terlihat beberapa pemuda pemudi asyik latihan koor tepat di samping altar. Agak sedikit canggung kami memasuki gereja ini. Pertama kali inilah kami mengunjungi gereja ini. Kami tidak terganggu meskipun pemuda-pemudi ini latihan koor. Kami berdoa sebentar, kemudian bergegas menuju ke tujuan berikutnya. Gereja Pasar Minggu.

Advertisements

About urbantrain
Capturing Jakarta city-Indonesia with my analog photo. Enjoy it.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: