9 Gereja – Jakarta (5)

Kathedral, tepat saat matahari pas di puncak2nya saat kami datang. Kelelahan sudah menjakiti kami. Di antara cuaca yang begitu panas, dan waktunya makan siang sudah datang, kami tetap mencoba untuk berkonsentrasi. Dan saat kami datang, misa masih berlangsung. Umat begitu banyak, dan tidak tertampung di dalam gedung gereja. Ratusan umat mengikuti misa di luar. Di sediakan bangku2 sehingga umat dapat mengikuti misa dengan duduk. Sebab apabila berdiri terus selama misa, membuat badan terkuras staminanya. Di samping capek, konsentrasi menjadi terpecah.

Karena begitu banyaknya umat di Kathedral ini, terkadang suasana misa yang tenang, khusuk, sulit untuk di dapatkan. Bagi saya sendiri, Kathedral adalah gereja yang begitu ramai dan bising. Suasana misa yang saya harapkan tidak akan mungkin dapatkan di sini. Beberapa kali misa di Kathedral, membuat saya berfikir ulang. Lebih baik memang misa di Paroki yang terdekat. Daripada ramai2an di Kathedral.

Gua Maria Kathedral berada di samping gedung gereja. Gua Maria yang asri, dengan taman2 yang tertata dan terawat dengan baik. Di sediakan juga tembok bangku2 hitam berjejer. Sehingga umat yang menghujukkan doa pribadinya dapat memakai juga untuk melakukan kontemplasi sejenak yang lebih lama. Beberapa anak tampak bermain2 di sekitaran gua ini. Menyalakan lilin2 di dampingi oleh pengasuh2 mereka. Orang2 dewasa, masih berada di sisi lain untuk mengikuti misa. Apabila misa selesai, pastilah area ini akan ramai sekali. Karena para umat akan memakainya menghunjukkan doa2 pribadi mrk di sini.

Gua Maria yang di bangun dari batu kali campuran kapur yang di tata rapi begitu memikat. Pohon2 rambat tumbuh di atasnya seakan adalah lapisan hijau rata, memberikan kesan harmoni dan keteduhan. Kembang berwarna-warni di tempatkan persis di depan patung Maria. Landasan hijau dan putih kapur, mendapatkan variasi warna dari kembang2 ini. Sehingga mata yang melihatnya takkan jemu2 untuk berpaling. Tetapi bila saya amati, kombinasi antara patung Maria dan luas area gua Maria ini tidak seimbang. Karena dengan luasnya area gua Maria ini, seakan menjadikan patung Maria menjadi kecil. Jadi mungkin akan lebih baik patung Maria dapat lebih besar lagi. Untuk menyeimbangkan ini. Tetapi ini bukan yang utama. Suasana yang begitu asri, rapi, dan bersih sehingga para pendoa dapat nyaman dan khusuk, adalah yang utama mungkin.

Advertisements

About urbantrain
Capturing Jakarta city-Indonesia with my analog photo. Enjoy it.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: